THE FINANCIAL IMPACT AND SHAREHOLDER WEALTH EFFECT OF THE ROLE OF RELATIONSHIP BONDING TACTICS, RELATIONSHIP QUALITY AND CUSTOMER ASSET MANAGEMENT: A RESEARCH AGENDA

OLEH : RIZAL EDY HALIM

Various researches conducted previously have strived to rediscover the essence or substance of the marketing activity through productivity measuring by financial performance measures. The focus of attention of most of the practitioners as well as academicians in the marketing field towards the issue of the correlation between marketing and finance has become even more narrowed, just as elaborated within series of journals like the Journal of Marketing (2004, 2005), Journal of the Academy of Marketing Science (2005), Journal of Marketing Research (2004), as well as the Journal of Service Research (2006). The shift on the transactional marketing paradigm to the relational one has also grown more attention, particularly concerning the needs to trace what are the relational dimensions which can bring a superior financial performance.

The research on the relation quality dimension is also one realm of research which is being developed in the relational marketing perspective. Nevertheless, there are still few researches which give a complete explanation on the impact of the relational quality (satisfaction-trust-commitment) towards the company’s financial performance, and as far
as far as I know, there are yet studies which thoroughly scrutinize the financial impact from the relational quality of the company-customer.

The relational quality of company-customer is influenced by various customer-attracting tactic, which eventually become potential to create a behavior (the length of the relationship, cross purchase, up-grade,CUSAM), as well as customer’s attitude (positive WOM, price insensitivity, tendency not to move away to other). This article is intended to retrace the financial impact (ROI) and the stake holder’s value (Tobin’s Q) from the Relationship Bonding Tactics towards the Relationship Quality and the Customers Asset Management (CUSAM) through the development of a conceptual framework which is able to explain the phenomenon.

Ditulis dalam JURNAL. 2 Comments »

AN EONOMIC MODEL OF FRIENDSHIP : HOMOPHOLY, MINORITIES AND SEGREATION

OLEH : SERGIO CURRARINI – MATT  O. JACKSON – PAOLO PIN
We develop a model of friendship formation that sheds light on segregation patterns observed in social and economic networks. Individuals come in different types and have type-dependent benefits from friendships; we examine the properties of a steady-state equilibrium of a matching process of friendship formation. We use the model to understand three empirical patterns of friendship formation: (i) larger groups tend to form more same-type ties and fewer other-type ties than small groups, (ii) larger groups form more ties per capita, and (iii) all groups are biased towards same-type relative to demographics, with the most extreme bias coming from middle-sized groups. We trace each of these empirical observations to specific properties of the theoretical model and highlight the role of choice and chance in generating homophilous behavior. Finally we discuss welfare implications of the model.

CONSUMER IINFORMATION AND PRICE DISCRIMINATION : DOES THE IINTERNET AFFECT THE PRICING OF NEW CARS TO WOMEN AND MINORITIES?

OLEH :

FIONA SCOTT MORTON – FLORIAN ZETTELMEYER – JORGE SILVA-RISSO

Mediating transactions through the Internet removes important cues that salespeo-ple can use to assess a consumer’s willingness to pay. We analyze whether dealers’difficulty in identifying consumer characteristics on the Internet and consumers’ease in finding information affect race and gender discrimination in car retailing. Using a large dataset of transaction prices for new automobiles, the first part of the paper analyzes the relationship between car prices and demographics. We find that offline African-American and Hispanic consumers pay approximately 2% more than do other consumers; however, we can explain 65% of this price premium with differences in income, education, and search costs; we find no evidence of statistical race discrimination.. The second part of the paper turns to the role of the Internet. Online minority buyers who use the Internet Referral Service we study, Autobytel.com, pay nearly the same prices as do whites, irrespective of their income, education, and search costs. Since members of minority groups who use the Internet may not be representative, we control for selection.

The combination of our results suggests that price discrimination in car buying has a “disparate impact” on minorities and whites rather than being evidence of a “disparate treatment” of these groups. This is because Autobytel.com dealers are very likely to know an Internet consumer’s race. We conclude that the Internet is disproportionately beneficial to those who have personal characteristics that put them at a disadvantage in negotiating. African-American and Hispanic individuals, who are least likely to use the Internet, are the ones who benefit the most from it.

Ditulis dalam ARTIKEL. Leave a Comment »

PRICE BUBLES SANS DIVIDEND ANCHORS : EVIDENCE FROM LABORATORY STOCK MARKETS

OLEH : SHINICHI HIROTA – SHYAM SUNDER
We experimentally explore how investor decision horizons influence the formation of stock prices. We find that in long-horizon sessions, where investors collect dividends till maturity, prices converge to the fundamental levels derived from dividends through backward induction. In short-horizon sessions, where investors exit the market by receiving the price not dividends), prices levels and paths become indeterminate and lose dividend anchors;investors tend to form their expectations of future prices by forward, not backward, induction.
These laboratory results suggest that investors’ short horizons and the consequent difficulty of backward induction are important contributors to the emergence of price bubbles.
Ditulis dalam ARTIKEL. Leave a Comment »

OPINI ANGGOTA PARTAI KEADILAN SEJAHTERA SURABAYA TENTANG BUKU “BAHAGIAKAN DIRI DENGAN SATU ISTRI” KARYA CAHYADI TAKARIAWAN

OLEH : YUNITA FITRIANI

Dewasa ini banyak muncul di permukaan berbagai polemik yang berkaitan dengan usulan perubahan Undang-Undang Perkawinan (UUP). Salah satu hal yang sangat kontroversial dan menjadi pemicu adalah keputusan poligami yang diambil oleh Abdullah Gymnastiar atau yang lebih dikenal dengan Aa’ Gym. Berkaitan dengan hal ini, maka masalah pokok yang perlu dikaji lebih lanjut adalah bagaimana pandangan Islam mengenai poligami. Praktik poligami dipakai sebagai tolok ukur keislaman seseorang, semakin aktif berpoligami dianggap semakin baik poisisi keagamaannya atau semakin bersabar seorang istri menerima permaduan, semakin baik kualitas imannya. Slogan-slogan yang sering dimunculkan misalnya, “poligami membawa berkah”, atau “poligami itu indah”, dan yang lebih populer adalah “poligami itu sunah”Berdasarkan teori tersebut peneliti ingin mengetahui opini dari para anggota Partai Keadilan Sejahtera berkaitan dengan diterbitkannya buku “Bahagiakan Diri Dengan Satu Istri” karya Cahyadi Takariawan.

Penelitian ini menggunakan variabel opini. Cara pengukuran variabel dengan menggunakan skala likert. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota Partai Keadilan Sejahtera di wilayah Surabaya yang membaca buku yang berjudul “Bahagiakan Diri Dengan Satu Istri” yang ditulis oleh Cahyadi Takariawan yang berjumlah 600 orang. Sampel dalam penelitian ini 86 tapi untuk menghindari kerusakan maka dibulatkan menjadi 100 , dengan metode pengambilan accidental sampling. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh penyebaran kuesioner serta data sekunder dari arsip dan dokumen PT. Surya Plastindo Gresik. Metode pengumpulan data melalui kuesioner, data tersebut berupa jawaban yang diambil dari daftar kuisioner. Pengolahan data menggunakan tabel frekuensi yang digunakan untuk menggambarkan data yang diperoleh dari hasil wawancara.

Berdasarkan hasil pengujian dan penelitian, maka dapat diambil diambil kesimpulan bahwa pada sesi pertama responden seluruhnya memberikan respon positif, pada sesi kedua responden yang memberikan respon positif sebanyak 72 orang dan yang netral sebanyak 28 orang, pada sesi ketiga responden seluruhnya memberikan respon positif, pada sesi keempat yang memberikan respon positif 97 orang dan yang memberikan respon netral sebanyak 3 orang dan pada sesi kelima responden yang memberikan respon positif 97 orang dan 3 orang yang memberikan respon netral.

Ditulis dalam SKRIPSI. Leave a Comment »

POLA KONSUMTIF ANAK-ANAK SD DI SURABAYA TERHADAP IKLAN PRODUK ANAK-ANAK DI TELEVISI (Studi Deskriptif Pola Konsumtif Anak-Anak SD Di Surabaya Terhadap Iklan Produk Anak-Anak Di Televisi)

OLEH : REINTY DYAN KUMALA DEWI

Latar belakang penelitian ini adalah untuk menyorot fungsi iklan melalui media televisi yang ternyata memiliki pengaruh kepada khalayaknya yaitu anak-anak. Kenyataan yang terjadi di lapangan bahwa iklan melalui media massa khususnya televisi tidak hanya berdampak pada keputusan pembelian anak-anak tersebut terhadap suatu produk namun juga memberikan kecenderungan terbentuknya pola konsumtif anak. Baik tidaknya pola konsumsi seseorang khususnya anak-anak dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti pola pendidikan orang tua, kemampuan anak dalam mencerna informasi dan beberapa hal lainnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pola konsumtif anak-anak SD di Surabaya terhadap iklan produk anak-anak di televisi. Manfaat dari penelitian ini secara teoriti adalah untuk menambah wacana dan memberikan informasi serta sumbangan pemikiran bagi pengembangan ilmu komunikasi sebagai bahan masukan atau referensi untuk penelitian selanjutnya sedangkan secara praktis adalah untuk memberikan masukan bagi para ibu-ibu agar lebih memperhatikan anak-anak ketika menonton televisi supaya dapat memilah-milah iklan yang baik yang dapat mempengaruhi pola konsumtif anak-anak.

Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi, televisi sebagai media komunikasi massa, penonton televisi sebagai khalayak media massa, periklanan, televisi sebagai media beriklan, kebiasaan anak dalam menonton televisi, pola konsumtif serta behaviour theory.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan 10 orang anak SD di Surabaya yang berusia antara 7 hingga 12 tahun sebagai informan atau narasumber. Dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi serta indepth interview, penulis berusaha mendeskriptifkan bagaimana pola konsumsi yang terbentuk dari penelitian ini.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak SD yang menjadi informan dalam penelitian ini termasuk ke dalam kategori pola konsumtif yang tinggi, walaupun ada beberapa yang masuk kategori sedang dan tidak sama sekali. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peran orang tua sangat penting sebagai bagian keluarga yang terdekat dengan anak yang dapat mengarahkan dan membimbing anak agar mampu mengendalikan keinginannya yang dapat menjurus ke arah pola konsumtif yang tinggi.

Ditulis dalam SKRIPSI. Leave a Comment »

PEMAKNAAN IKLAN SAMPOERNA HIJAU VOLI PROLIGA VERSI SEPASANG PENGANTIN JAWA (Studi Semiotik Tentang Pemaknaan Iklan Sampoerna Hijau Voli Proliga Versi Sepasang Pengantin Jawa)

OLEH : LIYA SUSANA

Penelitian pada iklan Sampoerna Hijau Voli Proliga versi sepasang pengantin Jawa ini didasari oleh ketertarikan peneliti pada konsep iklannya yang unik dan berbeda yaitu mengangkat pendekatan budaya setempat, budaya Jawa. Iklan ini suatu iklan rokok yang menjadi sponsor utama suatu event olahraga yaitu Bola Voli. Tapi menampilkan sepasang pengantin Jawa, bukan seorang atlit yang menggunakan pakaian olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna iklan Sampoerna Hijau Voli Proliga Versi Sepasang Pengantin Jawa pada Surat Kabar Jawa Pos 2007.
Studi penelitian ini diarahkan pada teori pendekatan semiotik Roland Barthes dengan menggunakan 5 kode leksia sehingga makna denotasi dan konotasi dapat diketahui. Kerangka berfikir dalam penelitian ini berpedoman pada konsep signifikasi 2 tahap Roland Barthes.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode semiotik yang bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan iklan Sampoerna Hijau Voli Proliga Versi Sepasang Pengantin Jawa sebagai korpus. Unit analisis dalam penelitian ini adalah tanda – tanda yang ada dalam iklan iklan Sampoerna Hijau Voli Proliga Versi Sepasang Pengantin Jawa berupa gambar tulisan dan warna yang dimuat pada surat kabar Jawa Pos. Data sekunder dalam penelitian ini berupa buku – buku, artikel – artikel dan internet.

Dengan penggunaan data tersebut maka dapat dilakukan analisis berdasarkan signifikasi 2 tahap Roland Barthes yaitu tahap pertama : penanda, petanda, denotasi dan tahap kedua konotasi.
Dari data yang diperoleh, dianalisis dan diinterpretasikan berdasarkan teori, makna kesimpulan dan penelitian semiotik ini ada dua hal, yang pertama adalah bahwa Sampoerna Hijau merupakan sponsor utama sebuah kompetisi bola voli profesional tertinggi di Indonesia yang bertajuk Proliga 2007 yang diadakan di 6 kota besar di pulau Jawa. Yang kedua adalah pentingnya semangat kebersamaan dan kerjasama dalam segala hal. Terutama dalam melakukan aktivitas olahraga bola voli karena olahraga ini membutuhkan rasa kebersamaan dalam setiap permainannya sehingga meraih kemenangan karena dengan semangat serta rasa kebersamaan yang tinggi, semua permasalahan dapat kita atasi seperti filosofi angsa.

Ditulis dalam SKRIPSI. 2 Comments »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.